Kamis, 28 Desember 2017

Mengenal Tradisi “BEGIBUNG” Khas Pulau Lombok


      Tradisi adat begibung khas daerah Lombok adalah acara yang diselenggarakan oleh seseorang yang menyelenggarakan acara (epen gawe) dengan cara mempersilahkan seluruh wargadesa untuk makan-makan (begibung). Namun yang menariknya, seluruh wargadesa akan memakan makanan dalam satu wadah (nare) dan memakannya secara bersama-sama di tempat acara. Masakan untuk acara begibung ini pun khas dari masakan Lombok yaitu seperti ares, serebuk, sayur nangka dan daging pelalah, telur rebus, dll.



      Sajian makanan khas tersebut biasanya dinikmati oleh tiga atau empat orang, tergantung berapa banyak air mineral yang disediakan dalam sajian tersebut. Selain sajian makanan dan minuman, tersedia pula kertas kresek yang biasanya digunakan untuk membungkus makanan yang tidak habis dimakan ataupun ada yang ingin membawa pulang. Tradisi begibung biasanya diadakan pada saat acara-acara besar (begawe belek) seperti pernikahan, acara khitanan/sunatan, selamatan, dll.
      Tradisi adat begibung ini harus terus dilestarikan, dipertahankan dan dijaga keasliannya. Karena banyak pesan moral yang terdapat didalam tradisi adat begibung ini, salah satunya yaitu untuk mempererat tali silahturahmi antar warga, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, menghargai, dan menumbuhkan rasa bersyukur. Tentunya nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi adat begibung ini pantas untuk terus dilestarikan secara turun temurun agar generasi muda memiliki karakter yang baik dan selalu menjunjung tinggi nilai kebersamaan tersebut.
      Jika generasi muda mengenal nilai-nilai moral yang baik dan santun dalam masyarakat sebagai ilmu awal pembentukan karakter. Pastilah nilai-nilai moral yang baik akan selalu menyertai kehidupan mereka di masa yang akan datang, budaya asing yang memberi pengaruh buruk akan dengan mudah dihindari dan penanaman rasa cinta akan budaya daerah akan dimiliki. Sehingga budaya dan tradisi adat daerah akan tetap bertahan dan tetap lestari  hingga masa mendatang.



25 komentar:

  1. tradisi semacam ini harus tetap di pertahankan diera zaman yang tengah berkembang

    BalasHapus
  2. Semoga dengan adanya artikel ini, memberi jawaban yang benar atas anggapan² yang melenceng tentang Sasak.
    SALAM BUDAYA !

    BalasHapus
  3. Budayakan makan bersama. Agar kenyang bersama

    BalasHapus
  4. Bisa kita lihat dari postingan ini bahwa org Sasak memiliki tradisi yg mempersatukan masyarakat. Org Sasak memang luar biasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih tanggapannya, semoga artikel ini bermanfaat

      Hapus
  5. Ilmu yang bermanfaat.. sgt menambah wawasan😊

    BalasHapus
  6. Sangat bermanfaat..ditunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  7. enak ya kalok makan rame2 kyk gitu?
    jd pengen,di daerah ku belum ada kyk gitu

    BalasHapus
  8. budaya lombok ada2 aja yaa, keren !

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga artikel ini bermanfaat untuk menambah wawasan Anda mengenai tradisi Lombok :)

      Hapus
  9. gud artikel
    karna jarang sekali yang memberikan informasi seputar tradisi adat sasak

    BalasHapus